Postingan

Jumatku Sibuk Sabtu Pagiku Sepi

Gambar
Jumatku Sibuk Sabtu Pagiku Sepi Jumat, sembilan belas juni dua ribu dua puluh, hari yang tersibuk dalam bulan Juni ini. Harus bersama para orang tua siswa khususnya siswa Kelas VI dalam rangka pengumuman hasil Ujian Sekolah. Ya, akhirnya hasil itu dapat disampaikan kepada para orang tua. Mereka menerima hasil tanpa tepuk tangan kebahagiaan. Para siswa tersenyum saja mendengar hasil akhir dari seluruh kerja bersama gurunya dengan dukungan orang tuanya. Sementara itu para guru k elas menanti di kantor sekolah dengan tumpukan adminstrasi kelas dan administrasi pembelajaran yang mesti mendapatkan pengesahan kepala sekolah. Walau hanya membubuhkan tanda tangan, tokh itu harus dilewati lembar per lembar. Makan waktu? Ya. Harus diselesaikan, walau akhirnya diketahui ada yang keliru dan mesti dikerjakan ulang. Puji Tuhan! Semua berakhir sebelum tengah hari. Kami saling menyapa tanpa pisah sementara secara fisik untuk memasuki masa libur akhir tahun pelajaran. Walau liburan, t...

Sebait Rindu padamu, Guru

Gambar
oleh : Roni Bani Sebait Rindu padamu, Guru Roni Bani dalam satu kesempatan di suatu tempat yang jauh dari Indonesia Aku... Aku sedang tengadah melolongkan tatapan ke cakrawala mahaluas Di sana bagai tiada aneka rasa pada perarakan awan penghiasnya Di sana ada cahaya kemilau dari sumber abadi bagai tanpa pengurusnya. Di sana bagai tiada ragam emosi pada burung-burung pelintas udara. Di sana kaum pencipta telah menerbangkan burung besi pembawa suka dan duka Di sana berjuta kisah tercipta manakala sastrawan melukiskan ragam kenangan Aku... Aku sedang melongo pagi ini di lereng kampung terlanda kabar korona penghantar kesepian Di sini ada kemesraan pada komunitas kaum peladang sambilan beternak Di sini ada kecemasan pada penganut agama semawi yang tak dapat bersekutu dalam ritual rutin Di sini ada kegalauan pada guru dan siswa yang diharuskan menjaga jarak fisik dan sosial. Di sini perangkat penata masyarakat berputar-putar mencari celah peneduh kecemasan komunal. ...

Melunasi Kerinduan

Gambar
oleh: Roni Bani Melunasi Kerinduan Screen shoot oleh Roni Bani dari video tanpa nama pengirim yang beredar luas di medsos (12/06) Pengantar Satu video pendek yang dikirimteruskan via aplikasi WhatsApp masuk ke grup keluarga kami. Saya menontonnya sambil tersenyum. Menit berikutnya, terbersit ide untuk menulis, tetapi saya pun ingat para sahabat pecinta aksara~penikmat menulis di WA Grup Komunitas Penulis Guru NTT. Saya lanjutkan vidio itu ke dinding percakapan dengan permintaan agar bila ada anggota yang mau menulis, menulislah di blog atau di dinding percakapan. Saya sendiri suka juga untuk mengulas gambar itu sebagai usaha untuk memoles benak yang sedang berkelana mencari ide pagi. Beberapa menit setelah saya teruskan ke WAG itu, sudah ada seorang anggota mengirim satu artikel pendek. Senang membaca curahan hatinya tentang korona yang meluluhlantakkan banyak rencana, memisahkan orang-orang terkasih sebagai korban kekejamannya korona. Itulah kisah pagiku pada dua ...

Melepas Rindu

Gambar
oleh: Mince Mulla Melepas Rindu Screen shoot oleh Roni Bani dari vidio tanpa nama. Korona.....oh korona sampai dimana engkau berjalan mengelilingi bumi ini? Belum cukupkah engkau mencari mangsa? Engkau telah memisahkan orang tua dan anak, suami dan istri, kami dengan sanak saudara. Kami guru dengan guru dan guru dengan siswa. Banyak yang sudah duda dan janda bahkan yatim dan piatu. Kami sedih dan meratap karena kami harus berpisah ada yang sementara waktu dan ada yang selamanya. Korona please ....tinggalkan kami. Sekarang kami harus dipisahkan lagi dengan siswa kami tercinta selama 6 bulan ke depan. Tegahkah kau korona? Adakah mata hatimu? Kami rindu melepas kangen nan kerinduan kami dengan orang tua, anak teman dan siswa-siswi kami. Kami mau hepy...hepy lagi seperti semula kami tertawa bersama. Bercanda ria, saling tukar pikiran dan berwisata ria. Nyong atau nona.   Korona cukup sudah pulanglah ke habitatmu. Kami sudah cukup menderita dengan kehadira...

Jagung

Gambar
oleh, Rossi Jagung Gambar dikirim oleh Roni Bani ke dalam dinding Chat WAG Komunitas Guru Penulis NTT Jagung merupakan tanaman pangan penghasil karbohidrat. Jenis tanaman ini banyak diolah ke dalam berbagai jenis makanan seperti, jagung bose di Nusa Tenggara Timur (NTT), Grontol di Jawa, Bubur Manado, Sereal dicampur dengan susu dan keju. Bakwan masyarakat Nusa Tenggara Timur memyebutnya dengan nama makau, dan masih banyak lagi olahan dari bahan dasar jagung. Jika berbicara mengenai jagung di NTT, sudah menjadi bagian dalam kehidupan mereka. (he..Mohon maaf ya..?Tidak perlu saya ulas disini). Barangkali ada yang belum mengetahui bahwa jagung ini tidak hanya di wilayah Indonesia saja lho..? di Benua Amerika tanaman jagung banyak juga lho. Salah satunya daerah Amerika tengah dan Selatan. O, ya apalagi di Benua Afrika juga ada tanaman jagung, lho . Hai kaum milineal jangan gengsi makan jagung! Di dalam kandungan jagung terdapat nutrisi yang tinggi. Salah satunya dapat menin...

Jagungku

Gambar
oleh: Mince Mulla Jagungku gambar kiriman Roni Bani ke WAG Komunitas Guru Penulis NTT Jagung adalah makanan khas kita masyarakat Nusa Tenggara Timur. Jagung mengandung karbohidrat, berbagai  vitamin dan mineral. Jagung banyak disukai orang dan sangat cocok untuk semua lidah. Jagung bisa dimakan oleh orang yang mempunyai penyakit diabetes. Jagung bisa dicampur dengan beras. Bila tidak mencampurnya pun tetap dapat dinikmati sebagai makanan bergizi. Di daratan Timor masyarakat mengolah dan memasaknya sebagai jagung Bose dan jagung Katemak . Jagung katemak itu jenis masakan yang khas dimana bijian jagung tidak diolah lagi. Direbus dengan jenis sayuran dan kacangan hingga matang. Biasanya akan menjadi nikmat bila disantap dengan campuran berjenis sambal dan daging yang khas pada masyarakat penikmatnya. Jagung Bose dicampur kacang nasi atau kacang tanah dan sayur-sayuran. Wao...Enak sekali, apalagi kalau dimasak oleh tangan-tangan  mama Timor saya suka sekali. Entah...

Jaga, Anjing Penjaga Kami

Gambar
Jaga, Anjing Penjaga Kami Ada dua jenis makhluk hidup yang biasanya disukai manusia untuk hidup bersama di dalam rumah sebagai pilihan peliharaan, anjing dan kucing. Nah, saya mempunyai cerita tentang kehidupan bersama salah satu dari kedua makhluk hidup ini. Anjing. Ketika menempati rumah dinas yang disediakan pemerintah di dalam kompleks sekolah pada tahun 2000, saya bersama isteri dan anak-anak memelihara anjing. Mengapa? Ada dua alasan kami memelihara anjing. Pertama sebagai kesenangan karena akan menemani di rumah. Ia akan menjadi makhluk pertama yang memberi isyarat bahwa ada tamu. Kedua, dialah yang akan menjaga lingkungan sekolah agar aman dari boboroknya karakter manusia yang suka membuang hajat di emper sekolah, termasuk cirik anjing lain yang setiap hari pagi para siswa harus membersihkan kotoran-kotoran itu. Anjing yang kami pelihara tidak seekor atau dua ekor. Beberapa ekor kami pelihara. Ada manfaat ekonomi sebagai alasan ketiga. Anjing tertentu boleh kam...