Postingan

Menampilkan postingan dengan label peserta didik

Selamat Jalan, Vany

Gambar
  Sumber: Meta AI Hari yang cerah di desa, udara yang segar, jauh dari kebisingan. Tidak banyak kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang menghasilkan karbondioksida menimbulkan polusi, hanya ada bunyi kaki-kaki kecil yang terdengar. Hanya ada suara ternak-ternak peliharaan berteriak seolah meminta tuannya memberi makan. Ya desa yang indah. Sumber: Meta AI Hari ini Vany bangun lebih pagi, karena ia harus membuat jajanan untuk dibawa ke sekolah. Ya, seperti biasanya, jajanan sederhana yang ia geluti selama 2 tahun terakhir setelah di tinggal sang ibu tercinta. Vany seorang anak yatim-piatu. Ayahnya telah meninggal dunia sejak ia berusia 2 tahun, dan ibunya pun telah meninggal di usia Vany yang ke 10 tahun. Vany sudah terlatih membuat jajanan dari ubi , yang diolah menjadi jajanan , dan inilah yang bisa membantu Vany memenuhi kebutuhan nya. Ia tinggal seorang diri di sebuah gubuk di ujung jalan desa Makmur. Ia bergegas ke sekolah, sambil memegang jajanan di dalam sebuah kantong ...

Guru Terlambat Masuk Sekolah Hatinya Menuduh

Gambar
Sanksi Guru terlambat; Sumber: https://regional.kompas.com/ Tertuduh oleh Hati Guru merupakan panutan bagi setiap peserta didik dan maupun warga sekolah. Profesi guru menuntut kedisiplinan yang terlihat pada kehadiran di sekolah setiap waktu reguler belajar. Kualitas diri diwujudkan dalam profesionalisme, dan keteladanan patutlah menjadi semboyan di hati. Motivasi dan keteladanan bagai apa yang dikatakan Ki Hajar Dewantara dalam semboyan pendidikan yaitu Ing Ngarso Sung Tuladha , guru sebagai teladan atau contoh bagi peserta didik yang digugu dan ditiru. Maka guru haruslah menunjukkan perilaku, sikap dan tutur kata yang sesuai aturan dan norma yang baik sehingga peserta didik dan warga sekolah akan melihat cerminan yang baik dari sosok seorang guru teladan. Menjadi seorang guru teladan otomatis menaati aturan yang ada di sekolah. Guru senantiasa memiliki jiwa tanggung jawab. Hadir di sekolah tepat waktu dan selalu ada di kelas bersama peserta didik untuk berproses pada interaksi be...

Nuansa Praktik mengajar di SMA Negeri 1 Kota Kupang

Gambar
 Nuansa Praktik mengajar di SMA Negeri 1 Kota Kupang  Merdana Santri Ora Namaku Merdana Santri Ora biasa dipanggil Tri. Aku seorang mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,  Universitas Persatuan Guru 1945 NTT atau dikenal dengan kampus UPG 1945. Tahap demi tahap terlewati akhirnya tiba pada tahap Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Penempatan dari kampus yakni pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMANSa) Kota Kupang. Lamanya masa PPL 3 bulan. Aku salah satu mahasiswi terpilih dan rekomendasi dari Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Indonesia bersama 4 orang teman dari Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) mewakili FKIP. Mengapa hanya kami berlima? Karena ini baru pertama kali mahasiswa UPG 1945 mendapat peluang untuk PPL di SMANSa sehingga kami disebut perintis sedangkan teman-teman yang lain mereka ditempatkan terhitung lebih dari sepuluh orang. ...