Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerita pendek

Jemaat Pniel Tefneno' Koro'oto pada Ibadah Panen Perdana

Gambar
  Sumber foto: Akun FB Felius Bani Hari  Minggu (9/3/25) dalam Ibadah Minggu Kedua Sengsara Yesus di Jemaat Pniel Tefneno' Koro'oto disertai dengan  syukur panen perdana. Hasil panen yang dimaksud sebagai persembahan pada ibadah ini yakni jagung. Suatu tradisi membawa bulir-bulir jagung ke dalam rumah ibadah sebelum petani dan anggota keluarganya menikmati buah pertama dari ladang mereka. Masyarakat petani/peladang menyebut namanya dalam bahasa lokal, ttuun pena' (harfiah: bakar jagung). Kata  Panen sendiri adalah kegiatan memetik atau mengumpulkan hasil dari menanam di ladang/kebun. Panen lainnya dari hasil beternak. Panen perdana. Perdana dalam hal ini dimaksudkan sebagai yang pertama kalinya. Jadi, panen perdana dapat menjadi simbol keberhasilan petani dan awal dari kemandirian pangan. Pengertian itu berdasarkan pengalaman kami di Jemaat Pniel Tefneno' Koro'oto. Dari sekilas penjelasan tentang kata panen itu sendiri dan panen perdana dapat dibayangkan banyak hal ...

Pengalaman Saya sebagai Mahasiswa yang Berteman dengan Bapak Roni Bani

Gambar
Ivah Keo;  Pada tahun 2021, ( maaf; lupa tanggalnya ) kami dari desa Kotabes mengarah langkah menuju desa Nekmese. Saat itu kami hendak bertamu ke rumah seseorang yang disebut-sebut bernama bapak Roni Bani. Dari informasi awal yang kami dapatkan, bapak Roni Bani seorang guru Sekolah Dasar yang juga peduli pada aspek kebudayaan, khususnya pada masyarat adat Amarasi. Desa Kotabes bertetangga dengan desa Nekmese, namun dipisah oleh hutan lindung yang dinamakan Taman Hutan Raya Herman Johannes.  Kami tiba di desa Nekmese langsung menuju ke rumah bapak Roni Bani. Kami disambut dengan ramah karena sebelumnya kami sudah mengabarinya melalui seorang guru yang bertugas di SMA Negeri 2 Amarasi Selatan. Guru yang dimaksud tidak lain adik dari ibu saya. Selanjutnya, sebagaimana biasanya para orang tua bertemu, ada suguhan sirih-pinang. Mamahan yang lazim pada masyarakat Amarasi. Tentu pada masyarakat Timor pada umumnya dan masyarakat suku bangsa lainnya yang mempunyai budaya yang sama, ma...

Rani pada Benih Cinta tak Terduga

Gambar
Rani sedang mencari pekerjaan di Surabaya. Dia mengajukan berkas lamarannya ke beberapa perusahaan, tetapi dia gagal. Tanpa diduga sebelumnya, di tengah perjalanan ada seseorang bapak menawarkan pekerjaan. Pekerjaan itu akan dijalani  di Kalimantan bila menerimanya. Sumber: Meta AI "Kau sedang mencari kerja?" "Ia, pak," jawab Rani. "Saya tawarkan satu pekerjaan, tapi tempatnya jauh di Kalimantan. Bila bersedia, saya siap mengantar kamu ke sana," kata si bapak.     Bapak itu mengaku seorang pengusaha, yang sedang  membutuhkan karyawan. Bapak itu menawarkan pekerjaan kepada Rani sebagai tenaga administrasi. "Bapak punya perusahaan di sana sedang membutuhkan tenaga administrasi. Mungkin kamu tepat untuk posisi itu." Pekerjaan itu sangat menjanjikan. Kemudian Rani memutuskan untuk bekerja di Kalimantan, tepatnya di Palangkaraya  Kapal yang ditumpangi mengangkat jangkarnya. Perlahan maju, membelah laut hingga tiba di sana. Alangkah terkejutnya saat Ra...

Percakapan Random Anak-Ibu

Gambar
Sumber: Meta AI Percakapan random mama dan anak      Masih tetap dari kompleks Kemiri Indah, namum kali ini bukan tentang kompleksnya melainkan percakapan seorang anak laki-laki yang baru duduk di bangku PAUD bersama ibunya. Pada suatu sore matahari mulai beranjak menuju peraduannya. Di teras depan satu unit bangunan rumah sederhana duduk lah seorang anak laki-laki  berusia sekira 5 tahun. Mari kita sebut namanya Reynand. Reynand si paling aktif dan suka bertanya dengan pertanyaan yang akan buat ibunya kewalahan saat menjawab. Ia sangat suka bercerita dan bercanda dengan ibunya. Tiba-tiba dalam keheningan Reynand memulai percakapan. “Mama!“ “Iya Reynand. Bagaimana?” “Mama kenapa harus ada matahari?”  mama berpikir sejenak dan berguman dalam hati, “wah pertanyaan hots ini, hahaha.'’ “Iya ade, matahari diciptakan untuk menyinari bumi,” Ibu belum selesai bicara di sambung oleh Reynand “Berarti jika matahari tidak ada maka bumi gelap.” “...

Selamat Jalan, Vany

Gambar
  Sumber: Meta AI Hari yang cerah di desa, udara yang segar, jauh dari kebisingan. Tidak banyak kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang menghasilkan karbondioksida menimbulkan polusi, hanya ada bunyi kaki-kaki kecil yang terdengar. Hanya ada suara ternak-ternak peliharaan berteriak seolah meminta tuannya memberi makan. Ya desa yang indah. Sumber: Meta AI Hari ini Vany bangun lebih pagi, karena ia harus membuat jajanan untuk dibawa ke sekolah. Ya, seperti biasanya, jajanan sederhana yang ia geluti selama 2 tahun terakhir setelah di tinggal sang ibu tercinta. Vany seorang anak yatim-piatu. Ayahnya telah meninggal dunia sejak ia berusia 2 tahun, dan ibunya pun telah meninggal di usia Vany yang ke 10 tahun. Vany sudah terlatih membuat jajanan dari ubi , yang diolah menjadi jajanan , dan inilah yang bisa membantu Vany memenuhi kebutuhan nya. Ia tinggal seorang diri di sebuah gubuk di ujung jalan desa Makmur. Ia bergegas ke sekolah, sambil memegang jajanan di dalam sebuah kantong ...

Pusara Berbalut Sang Merah Putih

Gambar
Sumber: Meta AI Pusara Berbalut Sang Merah Putih Di tepi jalan yang sepi, di atas satu bukit yang dikelilingi hutan bambu, beberapa pohon kayu putih ( Melaleuca cajuputi dan Melaleuca leucadendra berdasarkan informasi yang ditemukan di google),   nampak sorang laki – laki berumur sekitar empat puluhan tahun. Ia duduk di sana menikmati sebotol air mineral. Motor tua miliknya menjadi temannya dalam perjalanan. Saat menikmati air mineral itu, ia sedang melepas lelah agar tubuhnya kembai pulih setelah merasakan udara segar di alam bebas nan asri.   Laki–laki ini adalah seorang guru yang baru lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjjian Kerja yang dikenal luas oleh public dengan istilah P3K. Ia mendapat penugasan pada satu unit satuan Pendidikan di daerah pedalaman. Hari ini, ia sedang dalam perjalanan sebagai guru dengan status P3K. Ia hendak melaporkan diri di tempat tugasnya yang baru. Ia tiba di suatu area berpadang sabana, dengan dilatari bebukitan yang terlihat...