Postingan

Kualitas Isian Waktu Liburan

Gambar
Merdana S. Ora (MC) Seperti artikel sebelumnya saya menuliskan bahwa libur adalah masa yang ditunggu semua orang. Liburan kali ini sangat menyenangkan karena ada banyak hal yang dapat dilakukan baik untuk pribadi, keluarga dan masyarakat. Libur kali ini membuka banyak peluang untuk bisa bekerja dan belajar. Bekerja membantu ibu menyelesaikan pekerjaan rumah seperti membersihkan halaman rumah,memberi makan ternak dan beberapa pekerjaan lainnya. Dan saya juga belajar untuk mengaplikasikan ilmu pada lingkungan sosial masyarakat. Sedikit berbagi tentang pengaplikasian ilmu pada lingkungan sosial masyarakat seperti mengantar acara pada acara-acara sederhana dengan melihat perubahan dari masa ke masa. Sampai di sini sedikit cerita tentang awal saya menjadi seorang Master of Ceremony (MC) yang di-Indonesiakan menjadi Penata/Pemandu Acara. Sebagai pemula tampilan   sederhana hingga masih tetap mendapatkan kepercayaan sampai sekarang walaupun masih belum sempurna seperti harapan masyarakat....

Yesus Menderita Demi Komitmen Mempertahankan Kebenaran

Gambar
sumber: https://www.istockphoto.com/  Yesus Menderita Demi Komitmen Mempertahankan Kebenaran   Tak semudah ku bayangkan Tak semulus ku pikirkan Tak secerah ku harapkan Tak seindah ku impikan Yesus harus menanggung resiko yang besar namun tidak mundur Yesus memilih kebenaran dari pada kenyamanan Yesus melakukan semua demi mempertahankan kita untuk tetap menjadi milikNya Waktu terus merambat Derita pun semakin terasa Maut makin dekat menjemput dan  mengajak Yesus mengarungi kedalamannya Yesus menderita untuk kita yang lemah Menjadi teladan kebenaran Penderitaan-Nya terurai dalam ketulusan, kepasrahan, kelembutan,dan ketegaran Oh Yesus ampuni kami... Di tiap langkah juang kami lebih memilih kenyamanan daripada keadilan Dalam kelemahan kami memerlukan pembaharuan untuk dapat berjejak pada kebenaran Penderitaan-Mu menjadi alarm untuk kami menolak dosa dan kepalsuan Membawa terang di tengah dunia, membangun komitmen dan memperjuangkan panji Kemenangan dalam iman Meninggalk...

Fuaboon Sufa'

Gambar
  foto: Merdana S Ora Fuaboon Sufa' Anbi noka' kiku oras maans ii npisar Au 'ait au mataak he 'kius ma 'eik au 'nimak he 'reo Au 'kumain ma 'huum a'moe natuin ho masam Fuaboon suuf umub Oras ain ii nfuu neu-mneem au 'nabeen 'iit foo arekot na'ko ho sufam re' natfe'i he nfee neu pah-pinan ia Oh fuaboon suuf umub... Oras hai mkius ma mipeen ko hai mhuum a'moe ma hai neekm ein anmarinan Hai neekm ein natfe'in he mireta' Uisneno in a'mo'en arekot Hai mimnau ma mibera Uisneno In manekan nbi hai 'niimn ein. Es naan ate hai neekm ein na'ait ok ma ha mi'bees, Pures ma mi'naeb Uisneno In manekan nok neek marine re' ka natfeek niit fa. Mumaas piut fuaboon suuf umub. Nekmese 5 April 2025 Penulis: Merdana S. Ora✍️ (Mencoba menulis dengan bahasa ibu/daerah/lokal walaupun belum sempurna) Terima kasih.

Senja di Kahore

Gambar
  foto: Alex F SENJA Di atas   hamparan pasir putih di sebuah negeri tersembunyi Kupandang ombak yang berkejaran menyentuh pasir putih Dihiasi warna jingga matahari di ufuk Barat yang hampir terbenam. Ah, senja itu datang lagi, menyapa dua insan yang sedang  menikmati indahnya karya Tuhan Dalam rasa syukur yang tiada henti, yang dilantunkan dalam doa–doa kita Aku dan dirimu sadar bahwa tak ada yang abadi di dunia ini Layaknya matahari yang akan terbenam di ufuk Barat Senja mengajarkan kita bahwa pada akhirnya segala sesuatu akan berakhir Senja mengajarkan bahwa kita harus bersyukur untuk hari indah  yang sudah kita lalui bersama Senja mengajarkan kita untuk selalu berefleksi untuk semua yang sudah karyakan hari ini Ah, senja pasti akan berlalu menjadi gelap, Tapi kuingin cinta kita tetap abadi selamanya Ingin kutitipkan rindu ini dalam doa yang sungguh pada Sang Khalik Biar abadi selamanya, aku rindu…      Penulis:  Alexander Faot

Senja yang Kurindu

Gambar
  Foto: Karini B Semburat jingga menampakkan keindahan di langit Barat Matahari seolah berpamitan sebelum pergi Malam menyapa tanpa perlu sepucuk surat pula tanpa teriakan pada semesta  Angin bertiup sepoi-sepoi Dedaunan lunglai terbawa angin Menerbangkan puing-puing asa Berharap memori hidup segera terbang jua Mata memandang keindahan senja Keindahan alami yang kian menawan hati Sang Surya siap terbenam jemput mesra ketenangan malam Oh senja... Kurindu menjadi sejuta cahaya yang ingin mempertahankan keindahanmu Yang menjingga di langit sore kian dirindukan kehadirannya oleh tiap insan yang bersinar di garis bumi layaknya senja Oh tentu saja tak bisa Aku hanyalah raga yang diberi napas oleh Pencipta Aku hanyalah ciptaan mulai yang diberi akal untuk menikmati setiap keindahan Yang hanya memiliki kenangan biasa ditiap karya, Oh senja kau kurindu selalu. Penulis: Merdana S. Ora

Libur pada Hari Raya Keagamaan

Gambar
 Libur pada Hari Raya Keagamaan  Sumber: Meta AI " Yes...Hore ... . Bae ju ee kotong su libur ." Libur menjadi bahasa dan pembahasan tersendiri bagi anak sekolah "Bae su ee..su bisa libur ko rasa ame kebersamaan dengan keluarga." Nah, Kebersamaan dengan keluarga menjadi bagian pembahasan dan perencanaan dari sebagian besar orang dewasa yang bekerja pada suatu instansi yang bersifat kedinasan dan swasta. "Bae su dong su libur jadi bisa bantu-bantu di rumah, bantu patah jagung di kebun karena musim panen adalah harapan setiap orang tua."   "Bae su su libur jadi kotong bikin pesta." Ini bagi mereka yang hendak melaksanakan acara keluarga dan pesta lainnya dan masih banyak pembahasan, perencanaan dan harapan lain tentang liburan. Benarkah hari libur dinantikan? Oh ia...hari libur adalah hari yang dinantikan dengan berbagai perencanaan untuk dilakukan. Bagaimana tentang liburan kali ini pada masa raya keagamaan? Liburan kali ini di tiap perencanaan ti...

Maretku Pergi

Gambar
Aku termenung sejenak diantara megahnya alam ini, kurasakan damai di hatiku menikmati indahnya kasih Tuhan di hidupku. Aku termenung sebentar serasa langit tersenyum mesra, kukenang akan kehidupan yang fana yang akan segera terlewati Oh Maret, sepertinya kau masih ragu merelakan hujan berlalu, kau teramat berharga namun sayangnya kau harus berlalu dan akan digantikan April dan kemarau yang sudah mengirimkan sinyal kedatangan Oh Maret.. Kau memberikan kepadaku pengalaman yang membuatku untuk terus maju.. Kalau tidak ada maret,april akan hilang Sama seperti diriku,kalau tidak ada pengalaman,aku tidak bisa akan terus maju menghadapi hidup ini. Terima kasih Maret... terima kasih waktu... Maret dalam penyertaan Tuhan, April pun demikian Selamat pagi untuk kita semua Uisneno natuuk ma naneun kit piut 🙏😇 Penulis: Merdana Santri Ora✍️