Merenungkan Sengsara Yesusku

Sumber:https://dpbundamariabjb.blogspot.com/


Merenungkan Sengsara Yesusku


Kupikir aku beruntung..

Kupikir....
Kupikir aku terus bahagia, nyatanya aku bersedih.
Kupikir aku sehat, nyatanya aku sakit.
Kupikir aku terus tertawa, nyatanya aku menangis.
Kupikir aku sahabat, nyatanya aku seteru.
Kupikir aku selalu membanggakan, nyatanya aku mengecewakan.
Kupikir aku ada, nyatanya aku tak dianggap ada.
Kupikir aku didoakan, nyatanya aku dicibir.
Kupikir aku terus mendongak,
Nyatanya aku harus tertunduk,
Benar-benar tertunduk dengan kaki yang bertelut.
Hingga akhirnya aku sadar,
Aku tak hanya berpikir jika aku beruntung,
Karena nyatanya aku memang beruntung.

Yah.... Aku beruntung...
Ini bukan hanya sebuah pendapat,
Ini suatu realita.
Aku beruntung karena aku dipilih.
Aku beruntung karena diizinkan menikmati...
Menikmati bagaimana cara Tuhan mencintaiku,
Karena semua yang kini harus aku lalui,
Mengingatkanku tentang DIA,
Mengingatkanku bahwa hanya DIA,
Yang rela mati di kayu salib untuk selamatkanku,
Milik kepunyaan-Nya.
Sebab hanya DIA, Tuhan yang sanggup,
Mengubah setiap kutuk menjadi berkat.

Aku Beruntung



Penulis : Rama Kirana Radja Hedo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu tak Beristirahat

Fuaboon Sufa'

Kualitas Isian Waktu Liburan