Belajar dari Rajawali
Pernahkan sahabat pembaca melihat burung rajawali? Saya pastikan para sahabat sudah pernah melihatnya. Mungkin ketika sedang berada di wilayah pedesaan dengan pemandangan hutan yang masih asli yang disebut hutan primer, atau sudah hutan sekunder. Mungkin pula ketika burung ini terbang melintasi udara.
Pada waktu yang lain, mungkin sahabat pembaca sedang berkemah di area perbukitan dengan pemandangan indah. Area yang landai dengan rumput menghijau, pepohonan dan semak. Jika ada di sana ekosistemnya terjaga, dapat saja salah satu penghuninya burung rajawali. Rajawali akan bersarang di puncak-puncak pohon yang paling tinggi.
Nah, berikut ini sekelumit catatan saya sebagai penulis pemula bersama para sahabat di salah satu WhatsApp Group.
Burung rajawali terbang di tengah badai dengan sayap yang kuat. Kaki dan paruhnya kuat dalam mencari mangsanya. Secara fisik, tinggi badannya mencapai 90 cm dan bentangan sayapnya mencapai 2,5 meter. Ia dapat memiliki usia 70 tahun, terbang sampai 125 mil dan paling jauh 1100 mil. Daya jelajahnya mencapai ratusan km dan dalam hidupnya selalu memiliki siklus akan berganti bulu dan mematukan paruhnya dibatu yang keras hingga patah, sehingga tumbuh bulu dan paruh yang baru sebagai pemeliharaan regenerasi pada anggota fisiknya sehingga bisa tumbuh kekuatan baru.
Rajawali selalu mengepakkan sayapnya, menghadapi badai dengan tenang, memiliki karakter antusiasme. Artinya melakukan usaha yang terbaik dengan sikap yang benar dalam setiap tugas atau situasi.
Selain antusiasme, karakter daya tahan menjadi gambaran rajawali yaitu menjaga hati tetap benar dan melakukan yang terbaik saat menghadapi tekanan atau kesulitan.
Setiap saat tantangan badai hidup akan selalu dijumpai, maka jadilah orang yang selalu sigap menghadapinya dengan karakter ini. Jadilah seperti rajawali.
Terima kasih untuk para sahabat pembaca yang meluangkan waktu untuk membaca. Terima kasih kepada Penjaga Pondok Penulis Pemula yang membuka ruang belajar menulis bersama.
Baca juga: https://www.kompasiana.com/triyono26796/60a7b4fd8ede487b01565ca2/tangguh-bagai-rajawali?page=all
Penulis: Evina Sugiyanti
Editor: Admin

Terus semangat menulis ibu Evina,
BalasHapus